Masukkan isi laporan

 
 
 
 
 
 
 
Kolom dengan tanda * harus diisi.
Alamat e-mail anda tidak akan dipublikasikan.
Laporan yang anda masukkan baru akan muncul di halaman Lapor Bupati setelah disetujui oleh administrator.
Terima Kasih
-------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------
271 entries.
Praditya Wicaksono from Ungaran wrote on 21 June 2020, 7:19 PM:
Pak Proses pelayanan kependudukan di Kab.Smg sangat lamban Sudah melalui sipenduk masih lamban Di wa dan sms pun tidak ada respond Tolong Pak, saya segera butuh KK dan Akta Kelahiran
Admin Reply by: Junaedi
Dengan hormat, Menanggapi keluhan saudara, silahkan memberikan informasi yang lengkap tentang nama dan alamat lengkap, tanggal input dan lainnya untuk dapat ditindaklanjuti. Terima kasih.
Agus setiawan from Harjosari, merakmati wrote on 20 June 2020, 6:56 AM:
Asallamualaikum, siang pak, saya mau menyampaikan keluhan perihal tempat pinimbunan sampah pasar. Berlokasi di pasar harjosari merakmati. Lokasi tempat sampah persis di depan rumah menghadap ke pemukiman. Jarak 3m dari lokasi rumah saya. Yang sebelumnya sebenarnya adalah pintu masuk pasar. Sudah sering saya tegur ke pihak pengelola pasar melempar ke pemilik pasar. Sudah berjalan 2thn ini sejak lokasi awal dipakai untuk event kicauan. Tiap hari dan tiap jam. saya dan tetangga Merasa terganggu dengan polusi bau dan efek kesehatan yang ditimbulkan. Tiap pagi saat bongkar / muat sampah tidak berani buka pintu karna polusi yang ditimbulkan. Mohon pihak terkait meninjau ulang penempatan penimbunan sampah pasar tersebut. Lokasi pasar. Harjosari merakmati, bawen. Terimakasih.
Muchamad Yaki from Kab semarang wrote on 18 June 2020, 4:16 PM:
Mohon perizinan operasional pelatihan kerja selama pandemi ini di buka. Banyak pengangguran. Namun mau mengadakan pelatihan terkendala belum adanya surat edaran tentang di bolehkannya pelatihan di masa pandemi. Mohon di perhatikan
Joko from Kabupaten Semarang wrote on 17 June 2020, 9:03 PM:
tolong cek kenapa bantuan BLT Corona di desa Derekan, Kec. Pringapus Kab. Semarang yg pertama cm 325rb tapi tanda tangan 2 lembar & yg kedua 150rb tanda tangan jg 2 lembar.... atw seharusnya sy langsung ke Hotline KPK aja utk lapor?? tlg ditindakalnjuti dlm 3hr, atw sy bnr2 lapor ke Hotline KPK
Admin Reply by: Junaedi
Dengan hormat, Kami mohon informasi yang saudara maksud BLT Corona itu yang BLT dari Kemensos atau dari Dana Desa? Terima kasih.
Triyono from Brangkongan kidul Rt 01/07 ujung -ujung kec. Pabelan wrote on 16 June 2020, 5:27 PM:
Selamat sore bapak pejabat terkait bantuan bst atau pkh saya tidak dapat sama sekali, saya korban phk menanggung anak istri dan mertua, rumah kami tak layak huni mohon di tinjau ke tkp, tanpa mengurangi rasa hormat saya bicara begini karenA tetangga saya yg jauh lebih mampu malah dapat bantuan, mohon maaf atas kelancangan saya selamat sore
Admin Reply by: Junaedi
Dengan hormat, Menanggapi keluhan saudara, disarankan untuk menghubungi ketua RT/RW atau perangkat desa/kelurahan setempat. Atau ke Kantor Kecamatan untuk berkomunikasi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Terima kasih
Daniel Wicaksono from Kecamatan Pabelan ,Kabupaten Semarang wrote on 15 June 2020, 10:29 AM:
Assalamualaikum Dengan hormat, Klarifikasi atas pelaporan terkait bansos covid di Desa Karanggondang Kecamatan Pabelan; saya atas nama pelapor Daniel wIcaksono waraga Dsn. Tompak Ds.klKaranggondang Kec. pabelan,hendak mengklarifikasikan bahwa terdapat kesalahan dari laporan yg saya unggah di website ini.hal dikarenakan saya pelapor tidak bertanya dahulu dan atau meminta penjelasan serta klarifikasi kpda pemerintah desa sebelum melaporkan/atau menuduh adanya kecurangan dalam pemberian bansos.oleh karena saya pelapor meminta maaf sebesar besarnya kpd Bapak dan beserta perangkat pemerintah Dari Kabupaten Kecamatan dan Desa Karanggondang. Terkait masalh pelaporan saya mengklarifikasi bahwa dana bantuan yg dibagikan oleh pemerintah Desa Karanggondang telah sesuai dengan prosedur yakni Rp.600.000 per KK Demikian pernyataan klarifikasi saya, Kpd pihak terlapor serta Bapak bBupati dan pemerintah kabupaten saya mohon yg sebesar besarnya Terimaksih wassalamu'alaikum warahmatullahi Wabarokatuh Trimaksih
dewa murti from bawen wrote on 13 June 2020, 3:56 PM:
Assalamualaikum bpk / ibu, kpan nggih pelaksanaan test perangkat desa kabupaten jd dilaksanakan ? mhon infonya. mtsuwun.
Admin Reply by: Junaedi
Denga hormat, Informasi tentang seleksi perangkat desa akan kami sebarluaskan melalui media Kabupaten Semarang termasuk Website ini. Silahkan untuk terus memantau. Terima kasih.
Agus setiawan from Merakmati, bawen wrote on 13 June 2020, 12:41 PM:
Asallamualaikum, siang pak, saya mau menyampaikan keluhan perihal tempat pinimbunan sampah pasar. Berlokasi di pasar harjosari merakmati. Lokasi tempat sampah persis di depan rumah menghadap ke pemukiman. Jarak 3m dari lokasi rumah saya. Yang sebelumnya sebenarnya adalah pintu masuk pasar. Sudah sering saya tegur ke pihak pengelola pasar melempar ke pemilik pasar. Sudah berjalan 2thn ini sejak lokasi awal dipakai untuk event kicauan. Tiap hari dan tiap jam. saya dan tetangga Merasa terganggu dengan polusi bau dan efek kesehatan yang ditimbulkan. Tiap pagi saat bongkar / muat sampah tidak berani buka pintu karna polusi yang ditimbulkan. Mohon pihak terkait meninjau ulang penempatan penimbunan sampah pasar tersebut. Lokasi pasar. Harjosari merakmati, bawen. Terimakasih.
Muhammad Machfudh from Kab. Semarang wrote on 11 June 2020, 10:30 AM:
Selamat pagi Pemkab Semarang. smoga senantiasa mendapatkan perlindungan dan kesehatan. Mohon ijin bertanya, apakah sudah ada Surat Edaran Bupati mengenai pembukaan rumah ibadah? mengingat sudah ada SE dari Menag dalam pelaksanaan ibadah dan perlu adanya rekomendasi dari gugus tugas dan SE dr Bupati. trimakasih
Admin Reply by: Junaedi
Dengan hormat, Pembukaan rumah ibadah di Kabupaten Semarang tetap mengacu pada surat edaran Menteri Agama RI. Terima kasih.
Daniel from Kecamatan Pabelan ,Kabupaten Semarang wrote on 9 June 2020, 4:52 PM:
Dengan hormat Kpd bapak Bupati Semarang,,saya Warga dusun Tompak Desa Karanggondang melaporkan adanya kecurangan dalam pemberian Bansoscovid19 yg semula per KK 600rb selama 3 bulan tpi hanya 200 rb saja yg kami terima di bulan Mei akhir kemarin,,mohon untuk diperiksa kembali,,krna tdk adanya keterangan dari pemerintah desa setempat
Muhammad Paramajati from kalongan, ungaran timur wrote on 9 June 2020, 10:46 AM:
Assalamualaikum.. selamat siang, saya mau bercerita,jadi kronologis nya seperti ini :saya mengurus dokumen2 keluarga saya seperti kk, ktp saya, ktp istri, akte kelahiran saya dan meminta bantuan kepada pegawai kelurahan kalongan yg bernama bpk. Sunoto karna beliau juga menawarkan.. dan ini sudah berjalan hampir 2 tahun karna anak saya mau berumur 2tahun tapi belum jadi. padahal saya butuh untuk kebutuhan kredit, bpjs, sertifikat imunisasi, perpanjangan sim, laporan ke warga, dll.. kalau saya tanyakan berdalih alasan ini itu, pernah saya agak sedikit menegur, malah beliaunya bilang ya sudah besok saya kasihkan jenengan urus sendiri. kalau seperti itu untuk apa saya menunggu 2 tahun? saya meminta bantuan kan karna keterbatasan waktu saya juga. yg saya mau tanyakan, apa benar butuh waktu selama itu untuk mengurus dokumen? saya rasa beliau perlu untuk ditegur. terima kasih
Admin Reply by: Junaedi
Dengan hormat, Menanggapi keluhan saudara, kami sarankan untuk mengurus langsung di Dispendukcapil Kabupaten Semarang. Terima kasih.
Maya from Ungaran wrote on 5 June 2020, 4:48 PM:
Mohon dilakukan fogging di daerah ungaran. Di rumah kami sudah 2 orang yg terkena dbd
Prisdea Uqi from Ambarawa wrote on 2 June 2020, 8:13 AM:
Kepada Yth. Kadiv Humas dan Pengelola Website mohon untuk bisa diupgrade untuk pelaporan melalui website ini untuk bisa mengirimkan foto dan video secara direct upload karena fasilitas unggah masih diharuskan mencantumkan link bukan memilih dokumen. Hal ini kami sampaikan karena jalur media sosial tidak dapat mengakomodir laporan yang diberikan masyarakat. Atas waktu dan perhatian yang diberikan kami haturkan ucapkan terimakasih.
Adianta from Kab. Semarang wrote on 31 May 2020, 2:19 AM:
Selamat dini hari info dan mohon tindaklanjutnya Lokasi : perbatasan sidomulyo - kalirejo ungaran timur. Hujan lebat pada dini hari ini menyebabkan banjir yang cukup dalam hingga masuk kedalam sebagian rumah dan menutupi akses jalan raya. Hal ini di sebabkan oleh air dari luapan sungai di antara sidomulyo dan kalirejo. Kejadian ini sudah sering terjadi jika hujan sangat lebat. Mohon segera di tindaklanjuti oleh dinas tekait agar tidak terulang kembali. Terimakasih.
Asrofi from Salatiga wrote on 30 May 2020, 11:02 PM:
Assalamualaikum,maaf pak, Mengenai bansos covid,anjuran dari bpk presiden sebesar Rp.600.000, Apakah benar ada anjuran ke pihak desa untuk pemotongan sebesar Rp.100,000 setiap orang? Karena itu terjadi di desa kami,Cukilan Suruh. Mohon penjelasanya terima kasih.
Admin Reply by: Junaedi
Dengan hormat, Sesuai peraturan yang ada, besaran BST Kemensos yang diterimkan ke tiap-tiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada tahap I senilai Rp 600 ribu per bulan. Terima kasih
Ali from Suruh wrote on 30 May 2020, 3:10 PM:
Selamat siang, Mohon untuk diupload data-data warga yang menerima bantuan covid-19 per kelurahan se kabupaten Semarang, karena di desa kami tdk transparan siapa-siapa saja yang mendapatkan. Agar kami sebagai warga bisa mengakses dan mendownloadnya. Terima kasih
Warsito from Ungaran Barat wrote on 28 May 2020, 12:28 PM:
Aslkm. Saya mohon penjelasan perihal kenaikan tagihan PBB tahun 2020 ini yang naik 25% sd 35% dari tahun lalu. Contoh tahun llau 300ribuan, sekarang jadi 550 ribuan. Apa pemerintah kab semarang tidak mempertimangkan kondisi ekonomi masyarakat saat Pendemi Covid19 ini. Padahal saya adalah wajib pajak yang tidak pernah terlambat apalagi nunggak bayar PBB yang harusnya dapat reward, ini kok malah dikasih kenaikan tagihan pajak PBB. Saya merasa tidak puas dengan kinerja pemkab dalam hal ini.
Pamungkas from Semarang wrote on 23 May 2020, 9:54 PM:
Dear instansin terkait Mohon di bantu penjelasan kenapa klinik jam pemeriksaan di batasi ,saya peserta bpjs dengan faskes tingkat 1 di klinik niki helti babadan, Bukannya kondisi seperti ini tenaga medis sangat sangat di butuhkan mengingat himbauan warga indonesia harus menjaga kesehatan . Terimakasih Salam
Solichul arifin from Kab.semarang kec.bergas wrote on 22 May 2020, 10:45 PM:
Tolong dong kirim link untuk bisa buka daftar yg mendapat bantua khususnya dr kec.bergas agar lebih transparan dan tetap sasaran.
Hariyanto from Kabupaten semarang wrote on 21 May 2020, 5:45 PM:
Selamat sore, saya mau tanya mengenai info covid19 di kabupaten semarang. Mau tanya kenapa kok hari ini tiba-tiba di kecamatan suruh jadi zona merah dan sembuh padahal kemarin putih. Terus kenapa kok tiba-tiba ada yang sembuh padahal kemarin tidak ada yang dirawat. Jadi bisa saja orang berfikir seolah-olah dibuat. Maaf saya tanya kesini karena tidak tau mau tanya kemana. Mohon dijelaskan biar tidak menjadi keresahan. Terima kasih