Masukkan isi laporan

 
 
 
 
 
 
 
Kolom dengan tanda * harus diisi.
Alamat e-mail anda tidak akan dipublikasikan.
Laporan yang anda masukkan baru akan muncul di halaman Lapor Bupati setelah disetujui oleh administrator.
Terima Kasih
-------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------
286 entries.
Muhamad Soleh from Tawang, Susukan, Semarang wrote on 19 April 2021, 1:01 PM:
Assalamu'alaikum wr.wb Yang terhormat bapak bupati kami, Saya muhamad soleh dari desa tawang, tepatnya di dsn tawang 1, rt 01/06. Ingin menanyakan perihal sertifikat tanah yg sudah saya buat kurang lebih 3-5 tahun yg lalu.. waktu itu pembuatan sertifikat tanah masal se jawa tengah tahap pertama. Dan sampai saat ini sertifikat itu blm jadi dan blm jadi dan lebih jelasnya blm saya terima.padahal yg lain sudah pada jadi, tahap tahap berikutnya jg sdh jadi. Yg saya pertanyakan sertifikat tanah atas nama saya sdah jadi blm ya?, sudah betahun² lamanya tak ada kbarnya... saya hanya rakyat biasa sudah kesana sini tetap nihil jg. Tolong lah... bapak penemban... bapak bupati... 🙏🙏🙏
suara rakyat from ungaran wrote on 17 April 2021, 7:58 PM:
hallo kok saya liat masih statis website nya terus juga engga ada perkembangan, kalo kita lapor bup kita pengen tahu itu udah ditindak lanjutin gimana. engga ada perkembangan sama sekali. parah
arfhian sahib from Dsn. Bandungan 01/03 ds kalongan kec ungaran timur kab semarang wrote on 8 April 2021, 9:22 AM:
Selamat pagi pak, ijin Mau laporan ini ada kandang ayam milik sdr kadun alamat kandang dsn. Bandungan rt.01 rw 03 ds kalongan kec. Ungaran timur. Nek panen pasti lalatnya banyak, Mohon di cek perijinan dll 🙏🙏
Dede Fahmi from kp banyutarung ds bancak kec bancak wrote on 23 March 2021, 11:45 AM:
selamat siang bpak ibu di tempat mohon maaf sebelumnya perkenalkan nama saya dede fahmi saya hanya ingin tau prosedur untk mendapatkan BLT jenis apapun itu di karenakan saya merasa kasihan terhadap mertua saya yang seorang janda tidak mendapatkan BLT apapun sedngkan tetnggany semua pada mndptkn BLT hnya ibu saya sja yg tdk mndptkan sma skli. dr tahn kmrn terimakasih atas perhatianny
Admin Reply by: Junaedi
Dengan hormat, Menanggapi keluhan saudara, disarankan untuk berkomunikasi dengan ketua RT/RW atau perangkat desa setempat. Dapat juga menghubungi petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk menyampaikan keluhan saudara. Terima kasih.
Reza willyam indra syahputra from Bergas randugunting wrote on 16 March 2021, 11:02 AM:
Selamat pagi bpk/ibu mohon ijin bertanya, saya sudah sekitar 1bulan yg lalu memasukkan berkas untuk pindah domisili ke kab. Temanggung. dan di Aplikasi sispendukonlinekabsemarang sudah ada keterangan jika berkas Di ACC tp knp sampe sekarang berkasnya blm dikirim ke alamat rumah ya? Karna sudah lama sekali, mau buat ngurus akta anak juga. Terimakasih mohon pencerahannya
Luthfi from Ungaran wrote on 11 March 2021, 5:16 PM:
Mohon petunjuk bagaimana utk melaporkan kerusakan jaringan PDAM. Sudah 3 kali menghubungi call center 24 jam hanya dijawab akan ditindaklanjuti tapi sampai sekarang belum. Sudah melapor datang langsung ke PDAM Ungaran juga belum ditindaklanjuti. Apakah ada cara lain melakukan pengaduan? Atau harus saya bongkar sendiri?
Puji Ristanto from Ambarawa wrote on 8 March 2021, 2:33 PM:
Mohon petunjuk jika akan melakukan aduan mengenai induksi samberan petir ke BTS seluler kepada siapa? 2 bulan lalu terjadi petir dan merusak beberapa alat elektronik di sekitaran BTS. Terimakasih
Emilia Jois from Semarang wrote on 3 March 2021, 5:52 PM:
Maaf mau tanya pak Apakah penerima BLT umkm th 2020 masih bs menerima lagi di th 2021 Sy cek nik di eform nama sy tertera...terima kasih
Amara from KABUPATEN SEMARANG wrote on 3 March 2021, 2:04 PM:
Selamat siang, Bapak Bupati Kab. Semarang. Perkenalkan saya Amara, disini saya sebagai warga Kab. Semarang ingin menyampaikan masukan dan pertanyaan untuk pemerintahan yang baru. Sebagai Kaum Muda saya melihat pemerintah fokus ke pembangunan secara infrastruktur tetapi kurang membangun di SDM, Jika kita melihat fenomena saat ini seharusnya Kab. Semarang bisa menjadi unggul secara SDM karena banyak kaum muda yang produktif dan kreative. Saya rasa saat ini kurang adanya apresiasi dalam kegiatan di bidang kreativitas dan inovasi secara digital, padahal untuk saat ini Indonesia berada dalam era Industri 4.0 atau sekarang juga disebut era VUCA. Saya berharap Kab. Semarang dapat unggul secara digital, agar makin dikenal masyarakat di luar Kab. Semarang, Kita bisa belajar dari Kota Semarang, contoh sederhananya Pemkot Kota Semarang membuka "LOMBA DESAIN LOGO HUT KE-474" , dari situ kita bisa melihat seberapa potensial karya dari warga Kab. Semarang terhadap pemerintahnya. Apalagi di saat pandemi seperti ini yang biasanya semarak dalam karnaval unk perayaan HUT Kab. Semarang dapat dibuat semarak juga dalam bentuk digital sehingga yang melihat bukan hanya warga sekitar tempat karnaval diselenggarakan tapi dari semua daerah yg ada di Kab. Semarang dapat mengikutinya, jadi akan terlihat lebih menarik. Pertanyaan unk Bapak Bupati --> " Apa sajakah program kreativitas di bidang teknologi unk Kab. Semarang selama periode bapak ini? dan Bagaimana program kreativitas itu dijalankan? Mohon maaf apabila ada kata yang kurang berkenan, saya pribadi mendukung pemerintahan yang berjalan saat ini, saya hanya berharap Kab. Semarang menjadi salah satu yang unggul, bisa mengapresiasi di kreativitas secara digital maupun non digital dan tidak tertinggal di bidang teknologi. Terima kasih atas perhatian Bapak Bupati Kab. Semarang, Salam hormat Amara
Eko santoso from Pringapus wrote on 13 February 2021, 10:31 PM:
Selamat malam, Saya eko warga pringapus. Ingin menanyakan tentang penanganan kasus positif covid-19. Karena istri& anak saya dinyatakan positif tgl 27 januari-9februari, tapi hanya disuruh isolasi mandiri dirumah tdk ada pemeriksaan lanjutan ( tdk diberi vitamin dll), setelah tgl 9 hanya dinyatakan sehat tanpa pemeriksaan& malah disuruh swab mandiri. Apakah hal tsb sudah sesuai dengan prosedur penanganan covid? Apakah dari pemerintah memang sdh tdk ada anggaran untuk pasien covid? Apakah dinas kesehatan hanya ingin mengetahui jumlah yg positif covid saja, setelah itu hanya di data saja?
Rozak from Ambarawa wrote on 10 February 2021, 9:59 AM:
Pak izin bertanya, apakah sekarang perangkat desa seluruh kabupaten semarang ada piket di pengadilan agama ambarawa pak? Sy mengantar adik saya bersidang cerai selalu melihat orang berseragam perangkat desa di pengadilan agama, sekitar 5 orng. Jika ini penyimpangan aparat mohon di tertibkan, jika ini memang program, mohon disosialisasikan
Hendra from Ungaran wrote on 10 February 2021, 8:13 AM:
Selammat pagi pak/bu bupati yang saya hormmati ... Saya mau menanyakan ... Adakah bantuan (BLT) untuk tahun ini trutama ?? Trus adakah syarat trtentu bagi ojol untuk mendapatkan bantuan tersebut (BLT) ??
Rudyanto, S.Si, MM from Ungaran wrote on 1 February 2021, 10:11 AM:
Kepada yth. Bupati Semarang Ada lobang besar dipiggir jl. Jend Sudirman antara nissin dan pasar bababadan tampak permukaan diameter 25 cm didalamnya dimeter 1 meter dan kedalaman 70 cm. Mohon segera ditindak lanjuti sebelum ada korban
Wahyu Utomo from Kab. Semarang wrote on 27 January 2021, 2:56 PM:
Yth Bpk Bupati. Mohon bantuannya untuk dapat dilakukan perbaikan jalan di sepanjang Jl. Bima, Kalongan, Ungaran Timur, dikarenakan sepanjang jalan tsb banyak jalan rusak dan berlubang. Apalagi jika hujan, permukaan jalan berlubang tertutup air sehingga rawan motor terjatuh Terima Kasih
mohamad hamzah rizad from kab. semarang wrote on 22 January 2021, 12:10 PM:
nama saya mohamad hamzah rizad, alamat wonogiri 10/03, kel. papringan, kec. kaliwungu, kab. semarang. saya urus pecah kk tgl 17 desember, kk lama asli diambil oleh dukcapil. pengambilan kk baru saya di dukcapil tgl 4 januari, lalu saya urus kk orang tua ke kecamatan, dari kecamatan harus melampirkan kk asli. sementara kk asli sudah di tarik oleh dukcapil. saya disuruh buat surat kehilangan ke kepolisian (padahal kk asli tersebut ditarik oleh dukcapil). tgl 21 januari saya ke kecamatan katanya pegawai diliburkan karena psbb, tidak bisa urus kk hari itu. saya kembali lagi tgl 22 januari juga masih belum bisa karena sebagian pegawai diliburkan. mohon tindak lanjut saya meluangkan waktu buat izin kerja beberapa hari buat ngurus kk tidak selesai2
Gaguk Sujadmiko from Ungaran wrote on 21 January 2021, 6:23 PM:
Yth Bpk Bupati/dinas terkait Mohon bantuan mitigasi dan tindak lanjut terkait tanah retak/geser di musholla belakang RSUD Ungaran, sangat berbahaya karena akses tersebut sering dilewati warga, begitu juga langkah2 agar di lokasi sekitarnya tidak terdampak. Matur suwun
farkurrozi from semarang wrote on 18 January 2021, 5:05 PM:
Kepada yang terhormat pemerintah berwenang. saya melaporkan atas penutupan akses jalan yang menghubungkan jalan umum ke sejumlah pemukiman warga oleh oknum warga/kelompok di dusun pasekan desa pasekan kecamatan ambarawa kabupaten semarang. penutupan akses jalan tersebut di lakukan tanpa ada koordinasi kepada warga yang bermukim di lingkungan tersebut. dan di duga penutupan akses jalan tersebut sebagai tindakan intimidasi/diskriminasi kepada warga yang bermukim di lingkungan tersebut. kami mohon dari pihak pemerintah berwenang untuk menanggapi atas aduan ini.
Yokundus Ganggur from Karanganyar Tuntang. wrote on 1 January 2021, 5:47 PM:
Kepada Yth Bapak Bupati Kabupaten Semarang. Sangat memprihatinkan kasus positip covid-19 di Jateng secara umum dan Kab Semarang khususnya meningkat. Hal itu jug yg mendorong Pa Gajar memutuskan untuk menunda proses belajar tatap muka di seluruh jateng. Bagi saya keputan ini sangat baik, demi kesehatan dan masa depan generasi kita. Pertanyaan saya Pa, mengapa pelaksanaan kebijakan Pa Ganjar ini tidak ditaati oleh banyak sekolah di Kecamatan Tuntang, dari SD sampai SMA yg yidak memiliki kasus covid... Mohon perhatian Bapak untuk hal ini. Terimakasih dan Salam Sehat...
Audrey Tamara from Kabupaten Semarang wrote on 29 December 2020, 7:44 PM:
Selamat malam Pak. Keluarga Saya melakukan tes rapid lalu tes swab dan hasilnya positif covid, sudah karantina mandiri 14 hari. Yang ingin Saya tanyakan, apakah tidak ada bantuan kepada keluarga yang positif covid ?, Entah itu dalam bentuk uang, makanan, obat, ataupun vitamin ?. Pihak Puskemas Gedhangan tempat keluarga Saya melakukan tes pun tidak sigap dan terkesan cuek, membuat kami tidak yakin terhadap tes tersebut. Kami hanya diminta untuk karantina mandiri 14 hari dan mengkonsumsi makanan bergizi. Setelah 14 hari pun kami tidak dihubungi dan tidak diminta untuk tes lagi. Kok penanganannya seperti sakit biasa ya pak ?. Kami merasa dirugikan karena berita yang tersebar ke tetangga desa, kami tidak bisa berjualan, kami pun tidak mendapat bantuan. Mohon berikan penjelesan pada kami pak. Terimakasih pak.
Hisom from Paren, Sidomulyo, Ung Timur wrote on 29 December 2020, 10:15 AM:
Dengan hormat, Mohon bantuan dari kelurahan Sidomulyo dan dinas lingkungan hidup utk menegur pengusaha yang melakukan penggalian tanah di sebelah rest 4U krn cecerannya membuat kotor dan licin jalan letjend Suprapto. Wajibkan melakukan pembersihan sebelum ada yg celaka. Terima kasih.